Diagnosis dan tatalaksana renal sel karsinoma

  • Ni Made Dwi Adnyani Dokter Residen PPDS-1 Program Studi Penyakit Dalam FK Unud/RSUP Sanglah
  • I Gde Raka Widiana Divisi Ginjal Hipertensi, Departemen/ KSM Ilmu Penyakit Dalam FK Unud/ RSUP Sanglah
Keywords: KSR, nefrectomy, diagnosis, tata laksana

Abstract

Karsinoma sel renal (KSR) merupakan kanker yang cukup sering terjadi, sekitar 3 sampai 4% kasus di Amerika Serikat, namun di Asia kasusnya cukup jarang. Insiden KSR semakin menigkat dalam beberapa tahun terakhir. Perokok aktif dan pasif seperti juga hipertensi merupakan faktor risiko KSR. Dilaporkan sebuah kasus, perempuan, 61 tahun, dengan Chronic Kidney Disease (CKD) stadium V et causa chronic pyelonephritis (PNC) single kidney, batu ureter 1/3 distal sinistra, hidronefrosis derajat IV ginjal sinistra, adenokarsinoma (Adeno Ca) renal dextra stadium III post radical nefrectomy. Pasca operasi kondisi pasien sempat membaik, produksi urine cukup ± 800 cc/24 jam, dan ada penurunan serum kreatinin. Pasien sempat menjalani beberapa kali hemodialis selama perawatan dan direncanakan hemodialisis regular. Sepuluh hari paska MRS pasien kembali dirawat dengan pneumonia (Health Care Associated Pneumonia) dan diberikan antibiotik empiris, dalam perkembanganya kondisi semakin memburuk dan akhirnya meninggal dengan penyebab kematian syok sepsis. Kasus ini diangkat untuk memperdalam mengenai diagnosis dan tatalaksana seorang penderita dengan renal sel karsinoma sehingga dapat mencegah terjadinya prognosis buruk di kemudian hari.

Author Biographies

Ni Made Dwi Adnyani, Dokter Residen PPDS-1 Program Studi Penyakit Dalam FK Unud/RSUP Sanglah

Dokter Residen PPDS-1 Program Studi Penyakit Dalam FK Unud/RSUP Sanglah

I Gde Raka Widiana, Divisi Ginjal Hipertensi, Departemen/ KSM Ilmu Penyakit Dalam FK Unud/ RSUP Sanglah

Divisi Ginjal Hipertensi, Departemen/ KSM Ilmu Penyakit Dalam FK Unud/ RSUP Sanglah

Published
2018-12-20
How to Cite
1.
Adnyani NM, Widiana IGR. Diagnosis dan tatalaksana renal sel karsinoma. JPD [Internet]. 20Dec.2018 [cited 22Feb.2019];2(2):23-7. Available from: http://jpdunud.org/index.php/JPD/article/view/17