DIAGNOSIS CEPAT INFEKSI SALURAN KEMIH DENGAN MENGHITUNG JUMLAH LEUKOSITURIA PADA URINALISIS METODE FLOWCYTOMETRY SYSMEX UX-2000 DENGAN BAKU EMAS KULTUR URIN DI RSUP SANGLAH DENPASAR

Authors

  • Fernanda Savitri Mega Pratistha Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • I Wayan Sudhana Divisi Ginjal dan Hipertensi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar
  • I Wayan Losen Adnyana Divisi Hematologi Onkologi Medik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar

DOI:

https://doi.org/10.36216/jpd.v1i2.4

Keywords:

Infeksi Saluran Kemih, urinalisis metode flowcytometry, Kultur urin

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi bakteri pada saluran kemih, merupakan salah satu penyakit infeksi tersering di Negara berkembang. ISK menempati peringkat kedua, setelah infeksi luka operasi sebagai infeksi nosokomial. Kultur urin merupakan baku emas yang masih digunakan sampai saat ini untuk mendiagnosis ISK, namun memiliki kelemahan yaitu biaya yang mahal, dan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan hasil. Pemeriksaan urinalisis otomatis dengan metode flowcytometry dapat digunakan karena lebih praktis dan lebih cepat dalam mendiagnosis ISK. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi pada Urinalisis Otomatis metode Flowcytometry menggunakan Sysmex UX-2000. Penelitian ini merupakan penelitian uji diagnostik dengan menggunakan data rekam medis pasien yang didiagnosis secara klinis mengalami ISK di RSUP Sanglah pada tahun 2016 sampai dengan 2017. Subjek penelitian berjumlah 100 orang dengan rentang usia 2 tahun sampai dengan diatas 65 tahun. Analisis statistik menggunakan program komputer SPSS.23 dan kurva ROC untuk mendapatkan cut-off point leukosituria paling optimal lalu dihitung sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, nilai prediksi negatif dan akurasinya. Berdasarkan analisis kurva ROC didapatkan area under the curve (AUC) jumlah leukosituria berdasarkan metode flowcytometry sebesar 0,846 dan dengan menggunakan cut-off point ?52,8/mL, memberikan hasil sensitivitas 82,3% spesifisitas 76,3%, nilai prediksi positif 85% nilai prediksi negatif 72,5% dan akurasi 80%. Alat Urinalisis Otomatis dengan metode Flowcytometry memiliki nilai sensitivitas, spesifisitas, dan akurasi yang tinggi sehingga dapat diterapkan untuk membantu diagnosis ISK.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

I Wayan Sudhana, Divisi Ginjal dan Hipertensi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar

Divisi Ginjal dan Hipertensi, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar

I Wayan Losen Adnyana, Divisi Hematologi Onkologi Medik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar

Divisi Hematologi Onkologi Medik, Bagian Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana-RSUP Sanglah Denpasar

References

1. Pradani S. Pola kuman dan resistensi bakteri terhadap antibiotik pada penderita infeksi saluran kemih (ISK) di instalasi rawat inap rumah sakit PKU Muhammadiyah Surakarta periode februari-maret tahun 2016. Publikasi universitas muhhamadiyah. 2016.
2. Rane A, Dasgupta R. Urinary Tract Infection . Springer. 2013.62(6);287-291.
3. Smelov V, Naber K, Johansen T. Improved Classification of Urinary Tract Infection : Future Consideration. European Association of Urology. 2016. 2(3);44-48.
4. Agpoa V, Mendoza J, Fernandez A. Predict Urinary Tract Infection and to Estimate Causative Bacterial Class in a Philipine Subspeciality Hospital. J Nephrol Ther. 2015. 6(1);64-69.
5. Broeren M, Bahcecu S, Vader H. Screening for urinary tract infection with Sysmex-UX2000 Urine Flow Cytometer. Journal of Clinical Microbiology. 2010. 12(6);128-134.
6. Giesen C, Greeno A, Thompson K. Performance of flow cytometry to screen urine for bacteria and white blood cell prior to urine culture. Clinical Biochemistry. 2013. 4(2);68-72.
7. Foxman B. Epidemiology of Urinary Tract Infection: Incidence, morbidity, and economic cost. Am J Med. 2002. 5(3);68-72.
8. Wsarachkitti B, Kherjonnit V, Pratumvinit B. Performance Evaluation and Comparison of the Fully Automated Urinalysis Analyzers UX 2000 and Cobas 6500. Laboratory Medicine. 2016. 4(3);81-84.
9. Krongvorakul J, Phundhusuwanakul S, Santanirand P, Kunakorn M. A flowcytometric urine analyzer for bacteria and white blood cell count plus urine dipstick test for rapid screening of bacterial urinary tract infection. Asian Biomedicine. 2012. 9(1);110-114.
10. Filia Clementy.Uji Diagnostik Leukosituria dan Bakteriuria Mikroskopis Langsung Sampel Urin Untuk Mendeteksi Infeksi Saluran Kemih. Publikasi Universitas Diponegoro. 2013.

Downloads

Published

2018-11-13

How to Cite

1.
Pratistha FSM, Sudhana IW, Adnyana IWL. DIAGNOSIS CEPAT INFEKSI SALURAN KEMIH DENGAN MENGHITUNG JUMLAH LEUKOSITURIA PADA URINALISIS METODE FLOWCYTOMETRY SYSMEX UX-2000 DENGAN BAKU EMAS KULTUR URIN DI RSUP SANGLAH DENPASAR. Udayana In. Med. [Internet]. 2018 Nov. 13 [cited 2021 Sep. 24];1(2):52-6. Available from: https://jpdunud.org/index.php/JPD/article/view/4