Hubungan Frekuensi Kunjungan Keluarga Terhadap Status Depresi Pada Lansia di Panti Werdha Kristen Hana

Authors

  • Putu Dewinta Darmada Tarumanagara University
  • Noer Saelan Tadjudin Tarumanagara University

DOI:

https://doi.org/10.36216/jpd.v3i2.52

Keywords:

Depresi, Lansia, Kunjungan keluarga, GDS-15, Panti werdha

Abstract

Abstrak:

Latar Belakang:

Depresi pada lansia yang tinggal di panti werdha merupakan akibat dari rasa kesepian dan kurangnya kunjungan keluarga, disamping penurunan kondisi fisik yang dialami. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan frekuensi kunjungan keluarga dengan status depresi lansia di Panti Werdha Kristen Hana.

Metode:

Studi analitik cross sectional dengan consecutive sampling, responden sebanyak 55 orang lansia. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan Geriatric Depression Scale 15 question (GDS-15 - Short form).

Hasil:

Proporsi lansia jarang dikunjungi dan mengalami depresi 40%, sedangkan pada lansia sering dikunjungi dan mengalami depresi 25%. Hasil uji chi-square didapatkan p-value = 0,260 dan hasil uji epidemiologi didapatkan PRR = 1,6.

Simpulan:

Tidak didapatkan hubungan antara frekuensi kunjungan keluarga terhadap status depresi pada lansia di Panti Werdha Kristen Hana.

 

Kata Kunci: Depresi, lansia, kunjungan keluarga, panti werdha

Fundings: -

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Noer Saelan Tadjudin, Tarumanagara University

Psychiatrist

Head of Geriatric Departement

Section Chief of Psychiatric Departement

Tarumanagara University

Jakarta, Indonesia

References

1. Stockslager JL, Schaeffer L. Buku Saku Asuhan Keperawatan Geriatrik. Ed 2. Jakarta : EGC; 2008.
2. National Institute of Mental Health. Women and Depression. National Institute of Mental Health; 2009: 2-10
3. World Health Organization. Mental Health, A call for action by world health minister. Ministerial Round table 2001: 54th World health assembly. 2001 Oct 25. Geneva; World Health Organization; 2001
4. Mental Health Information. Mental Health Problem of the Elderly. [updated 2009; cited 2014 Jun 8]. Available from : http://www.hamlet-trust.org.uk/articles/mental-health-problems-elderly.html
5. Majdi MR , Mobarhan MG, Salek M, Taghi M, Mokhber N. Prevalence of Depression in an Elderly Population: A Population-Based Study in Iran. Iranian Journal of Psychiatry and Behavioral Sciences (IJPBS); 2011; 5(1): 18-20.
6. Syahpesandi H. Different manifestation of Depressive Disorder in the elderly. Neuroendocrinology Letters. 2005; 26 (6).
7. Sari K. Gambaran Tingkat Depresi pada Lanjut Usia (Lansia) di Panti Sosial Tresna Wredha Budi Mulia 01 dan 03 Jakarta Timur. Depok : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia; 2012
8. Wulandari, Ayu Fitri S. Kejadian dan Tingkat Depresi pada Lanjut Usia : Studi Perbandingan di Panti Wreda dan di Komunitas. Semarang : Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro; 2011
9. Zulfitri R. Konsep diri dan gaya hidup lansia yang mengalami penyakit kronis di panti sosial tresna werdha (PSTW) Khusnul Khotimah Pekanbaru. J Ners Indo 2011; 1 (2) : 27.
10. Mitchell JM, Kemp BJ. Quality of life in assisted living homes : A multidimensional analysis. J Gerontol B Psychol. 2000; 55(2): 121-3
11. Rahayu, Sinta Puji. Hubungan Antara Frekuensi Kunjungan Keluarga dengan Stres Pada Lansia di PTSW Unit Budi Luhur Bangunjiwo Kasihan Bantul Yogyakarta [abstract]. Yogyakarta : UMY; 2010.
12. Gurung S, Ghimire S. Role of Family in Elderly Care. [Thesis]. Finlandia : Lapland Univ of Applied Science. 2014.
13. Port CL, Zimmerman S, Williams CS, Dobbs D, Preisser JS, Williams SW. Famillies Filling the Gap : Comparing Family Involvement for Assisted Living and Nursing Home Residents with Dementia. The Gerontologist. 2005; 45(1): 87-95

Published

2019-12-20

How to Cite

1.
Darmada PD, Tadjudin NS. Hubungan Frekuensi Kunjungan Keluarga Terhadap Status Depresi Pada Lansia di Panti Werdha Kristen Hana. Udayana In. Med. [Internet]. 2019Dec.20 [cited 2020Oct.29];3(2):26-30. Available from: https://jpdunud.org/index.php/JPD/article/view/52